Ratoni Tewas Tersambar Petir Arsa Selamat Meski Belum Pulih Total

PAGERBARANG, SBN -Keluarga Ratoni korban tewas tersambar petir terlihat masih berduka saat menerima tetangga dan saudara takziah, Jumat (1/2) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Suasana duka masih menyelimuti warga RW 05 Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Pasanya dua warganya Ratoni (36) dan Arsa (62) terkena musibah tersambar petir.

Musibah terjadi saat dua korban berada di tempat cucian motor milik Ratoni. Diawali suara petir yang menggelegar keras sekali. Seketika itu dua korban dalam keadaan terkapar di pinggir jalan, masing masing korban Ratoni (36) dan Arsa (62).

Dalam keadaan hujan deras warga pun tandang mendatang untuk menolong korban. Namun kondisi Ratoni saat itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Sedangkan Arsa berhasil ditolong warga setelah lima menit tak sadarkan diri dan dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Menurut penuturan Drawi (56) kakak korban Ratoni, sebelum kejadian informasinya, korban sebenarnya sudah merencanakan akan pulang mengingat waktu sudah cukup sore disamping cuaca tak bersahabat. Pada saat itulah tiba- tiba terdengar suara gelegar petir yang amat memekakan telinga disertai turun hujan deras.

Namun tak lama kemudian geger Ratoni dan Arsa tersambar petir, sehingga warga berdatangan ke tempat musibah tersebut. Terutama keluarga Ratoni dan Arsa yang juga masih ada hubungan famili.

Sementara Arsa korban selamat (kaos putih) mengaku trauma atas musibah yang menimpanya. Namun kondisi Arsa hingga saat ini masih trauma dan sakit terutama pada salah satu kakinya masih terasa memar.

“Satu telinga saya juga rasanya masih terasa budeg, ” ujar Arsa saat ditemui Sabtu siang. Begitu pula salah satu kakinya agak bengkak dan untuk jalan belum lancar. Sedang luka yang dialami Ratoni sobek pada bagian dahinya.

(Samsudin Anhar/ Mbongsri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *