Presiden Ir.H.Joko Widodo Menghadiri Hari Disabilitas Internasional Di Kota Bekasi

BEKASI, SBN – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama dengan Walikota Bekasi dan Wakil Walikota Bekasi, mendampingi kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kota Bekasi, Senin (3/12/2018). Gubernur Ridwal Kamil dan juga Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di dampingi Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto ,menyambut kedatangangan Presiden Jokowi di Pelataran parkir BFC Mall Summarecon Kota Bekasi, sekitar pukul 09.30 WIB. Kemudian, Bersama sama menghadiri Upacara Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018.

Upacara digelar di Pelataran parkir BFC Mall Summarecon Kota Bekasi, sekitar pukul 10.00 WIB. Memperingati hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018, Pemerintah Kota Bekasi dan para Siswa-siswi SD, SMPN menyambut Persiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang diharapkan Kehadirannya bisa memberikan semangat para penyandang disabilitas.

Kepala Bagian Humas Kota Bekasi, Sajekti Rubiah, mengucapkan Alhamdulillah Bapak Persiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo sudah hadir di tengah-tengah kita dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018.

Dalam Sambutannya Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar ia terus diingatkan tentang janji janji yang pernah ucapkanya yaitu tentang membangun pabrik untuk penyandang disabilitas yang pernah di utarakan empat tahun lalu. Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di halaman Mall Summarecon Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, (3 /12/ 2018.).

“Empat tahun yang lalu saya mendapatkan usulan untuk membangun sebuah pabrik untuk penyandang disabilitas. Tapi saya tunggu-tunggu katanya mau dicarikan tanahnya saya tunggu tanahnya sampai sekarang tanahnya belum ada,” katanya dalam sambutannya.

Jokowi lalu meminta Menteri Sosial Agus Gumiwang agar mengambil alih menuntaskan programnya. “Hari ini saya perintahkan kepada Menteri Sosial untuk menyelesaikan ini,” ucapnya.

Menurut Jokowi, ia tetap mendengar jika ada pihak yang lebih dahulu menyatakan kesanggupan membangun pabrik untuk para difabel ini. Namun jika tak kunjung datang maka tugas diambil alih Menteri Sosial,kata Jokowi. Dan segera mungkin akan kami bangun yang namanya pabrik itu, entah untuk garmen, entah untuk elektronik, entah untuk inovasi-inovasi yang lain,” katanya.

Jokowi, mengatakan pembangunan pabrik ini sangat penting dalam rangka memberi ruang bagi difabel untuk berkarya. Pasalnya, kata dia, Indonesia memiliki banyak penyandang disabilitas yang berprestasi.

“Ini sangat luar biasa dan harus ada wadah atau tampungan yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi, untuk berkarya,” kata dia.

Untuk itu ,Jokowi menuturkan ia ingin negara betul-betul memperhatikan para penyandang disabilitas.Walaupun sudah ada undang-undang yang telah mengatur, kata dia, yang paling penting adalah implementasi. “Saya tolong dikejar-kejar, diingatkan sehingga saya bisa mengejar juga ke menteri. Menteri bisa mengejar ke dirjen agar ini (pabrik) bisa direalisasi,” kata Jokowi.

Pada kegiatan ini juga diisi pameran hasil karya penyandang disabilitas juga berbincang-bincang dengan narasumber inspiratif, pungkas Sajekti Rubiah.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2018 yang di gelar di Mall Sumarecon Bekasi. Yang hadir Mentri Sosial Agus Gumiwang, Walikota Bekasi DR. Rahmat Efendi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

“Tema Internasional Hari Disabilitas Internasional (HDI) “Empowering persons with disabilitas and ensuring inclusiviness and equality” dan Tema Nasional adalah ” Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas”.

Dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) juga di hadiri Menteri Sosial Agus Gumiwang, para penyandang disabilitas yang terhimpun dalam organisasi, Lembaga Sosial disabilitas dan Masyarakat umum.

Hari Disabilitas Internasional (HDI) merupakan peneguhan komitmen seluruh bangsa untuk membangun kepedulian bagi perwujudan kemandirian, kesetaraan dan kesejahteraan penyandang. Disabilitas yang tidak boleh tertinggal dalam Proses Pembangunan. Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2018 diharapkan tidak hanya mensosialisasikan UU No. 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas namun juga dapat mengimplementasikan dalam berbagai Bidang.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi jumlah pemilih penyandang disabilitas sebanyak 1021 orang dari 12 Kecamatan se- Kota Bekasi. data tersebut dirilis dari Pilkada serentak tahun 2018. Penyandang disabilitas dari Bekasi Utara 167 orang, Bekasi timur 145 orang, Bekasi Barat 73 orang, Bekasi Selatan 103 orang, Medan Satria 48, Mustika Jaya 66, Jatisampurna 65, Rawa Lumbung 45, Pondok Gede 28, Jatiasih 120 Pondok Melati 74, dan Bantar Gebang 28. (gs/ yadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *